.
.
Saya ingat sekali, saat itu sedang musim panas di Beijing. Tengah hari menunjukkan 42-43 derajat celcius. Matahari tenggelam jam 9 malam dan terbi...
.
.
Saya ingat sekali, saat itu sedang musim panas di Beijing. Tengah hari menunjukkan 42-43 derajat celcius. Matahari tenggelam jam 9 malam dan terbit pukul 3 pagi.
.
"Baru saja tidur, sudah terang lagi", keluh saya yang terbiasa hidup dengan bersandar pada ritme matahari terbit dan tenggelam, ciri khas anak kampung.
.
L, teman yang telah menjadi warga Tiongkok, membawa saya menelusuri jalanan yang sangat populer di kalangan foodies: Wangfujing Street.
.
Tidak sulit menemukannya, kami cukup jalan kaki dari stasiun Wangfujing, menyusuri Beijing yang identik dengan jalanan-jalanan lebar.
.
Apa yang begitu spesial dari Wangfujing Street?
.
Yap. Kuliner Ekstrem-nya.
.
Saya ingin sekali membandingkan Wangfujing dengan Pasar Beriman Tomohon. Bercerita tentang kawok (tikus hutan), paniki (kelelawar), rintek wuuk (anjing) hingga rica (cabai) khas Sulawesi Utara. Sayangnya, saya belum pernah ke sana.
.
Sebelum ke Beijing, pengalaman kuliner telah membawa saya menelusuri pasar-pasar di Saigon, Phnom Penh, Siem Riep, dan Bangkok.
.
Tapi Beijing berbeda, warganya paling berkompromi terhadap makanan "aneh".
.
Di sepanjang Wangfujing, Anda dengan mudah menemukan kalajengking, kaki seribu, ulat, kepompong, laba-laba, kecoak, kumbang, gurita, bintang laut, dan ular.
.
Semua hewan ditusuk dengan bambu seperti sate dan dijual dengan harga 8-25 yuan.
.
Mereka tidak menggunakan banyak bumbu. Terlihat saat saya memesan sate gurita, mereka membakarnya hanya dalam hitungan detik tanpa taburan apapun. "Fresh sih, tapi alot", keluh saya yang disambut derai tawa teman-teman.
.
Anda ga doyan semua makanan ekstrem tersebut? Tenang saja. Wangfujing juga menyediakan makanan halal. Bahkan Tok Bok Ki (Kue Beras) khas Korea pun banyak dijual di sepanjang jalan, dengan porsi besar!
.
Yang paling spesial dan Anda harus coba adalah Tanghulu, manisan buah khas Cina yang ditusuk seperti sate tapi dalam ukuran besar dan di-"awetkan" dengan lumuran gula.
.
Jalan terus sampai Anda menemukan pedagang cinderamata. Dijamin, ingin bolak balik makan. 😹😹
.
.
#arunadanlidahnya
#27September2018
#palarifilms
#LaperBaper
#EksplorasiKulinerArunaDanLidahnya
ritme 在 コバにゃんチャンネル Youtube 的精選貼文
ritme 在 大象中醫 Youtube 的最讚貼文
ritme 在 大象中醫 Youtube 的最讚貼文