.
.
LARA TAWA NUSANTARA
Penulis: Fatris MF
Penerbit: @bukumojok
Halaman: 349
.
"Padang adalah kota yang berantakan".
.
Jikalau penulis lain membuat c...
.
.
LARA TAWA NUSANTARA
Penulis: Fatris MF
Penerbit: @bukumojok
Halaman: 349
.
"Padang adalah kota yang berantakan".
.
Jikalau penulis lain membuat catatan perjalanan dengan bahasa yang mendayu-dayu, yang menggugah selera seakan semua tempat di republik ini indah dan mesti dikunjungi. Tidak begitu dengan Fatris.
.
"Walau negeri tempat saya dilahirkan ini menganut ajaran luhur Adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah, sarak mangato adat mamakai", tulis Fatris tentang kota kelahirannya. "Masyarakatnya suka mencemooh".
.
Ada 12 catatan perjalanan yang dibuat Fatris. Mulai dari Lamandau, Camp Leakey di Tanjung Puting, Tanjung Bira, Toraja, Teluk Mandar, Mamasa, Wakatobi, Danau Toba, Banda Aceh, Barus, Bali, Lombok, dan yang tak luput dari catatannya: Padang. Kampung halamannya.
.
"Apa saja, siapa saja, bahkan mayat dalam kubur pun dijadikan bahan olok-olok dan cemoohan. Tak terkecuali makanan".
.
"Makanan yang layak dimakan, bagi mereka, adalah yang enak. Makanan yang "apa adanya" setara tinja", tulis Fatris menggambarkan bagaimana suku Minang, suku yang darahnya mengalir dalam tubuhnya, memandang sakral sebuah makanan.
Tapi ini bukan hinaan, begitulah cara Fatris membuat pujian. Diksi-diksi tersebut sengaja dipilih Fatris untuk meyakinkan pembaca bahwa bagi orang Minang, makanan enak memiliki urutan teratas dalam tatanan hidup mereka.
.
"Orang Minangkabau tidak tahan lapar, tidak mau menahan selera. Terlalu memilih-milih ketika makan, sehingga ketika harus bergerilya di hutan-hutan tidak kuat bertahan hanya dengan makan apa adanya", cerita Fatris tentang lelucon-lelucon di warung kopi penyebab kekalahan Sumatera Tengah dalam pemberontakan PRRI/Permesta di awal kemerdekaan bangsa ini.
.
"Banyak yang tertembak ketika diam-diam turun gunung dan minta makan enak ke rumah ibu", kelakarnya.
.
Saya turut terbahak membaca tulisan-tulisannya. Aih, untung saja Fatris ini orang Minang, gumam saya. Kalau tidak, leluconnya akan dianggap kasar.
.
Jika Anda sedang bosan membaca yang indah-indah, saya sarankan bacalah buku ini. Oiya, satu lagi, buku ini akan membuat Anda terpukau betapa kayanya bacaan seorang Fatris.
.
.
#LaraTawaNusantara
#pacarkecilku
permesta 在 コバにゃんチャンネル Youtube 的最佳貼文
permesta 在 大象中醫 Youtube 的精選貼文
permesta 在 大象中醫 Youtube 的最佳解答